PPDB Bermasalah, DPRD Panggil Dinas P & K Kota Sukabumi.

Must Read

PAMER MOBIL DAN RUMAH BARU, SEORANG PRIA MALAH DITAGIH UTANG OLEH NETIZEN

Saking bahagianya memiliki mobil dan rumah baru, seorang pria memamerkan hasil kerja kerasnya itu di akun media sosial Twitternya....

Mengerikan, Hari ini total Positif Covid 19 menjadi 70 ribu orang

Jakarta, Juru Bicara Pemerintah khusus Covid-19  AchmadYurianto memberikan keterangan update penanganan kasus corona di Indonenesia pada Kamis (9/7/2020). Jubir mengungkapkan bahwa...

Wapres Apresiasi Pencapaian Zona Hijau oleh Kota Sukabumi

SUKABUMILIVE.COM - Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin (tengah) berkunjung ke SMAN 4 Kota Sukabumi bersama Mendikbud Nadiem Makarim,...

SUKABUMI(SL).Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi melakukan pertemuan tertutup dengan Jajaran Dinas P & K di ruang kerja Ketua DPRD Kota Sukabumi Rabu (19/6/2019). Pertemuan antara Komisi 3 DPRD dan Dinas P & K Kota Sukabumi meminta agar para kepala sekolah Komitmen menjalankan peraturan pendidikan khsusnya PPDB agar masyarakat betul betul terlayani.

Pertemuan dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Sukabumi Muhammad Yunus, Ketua Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi Gagan Rachman, Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Hasan, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas dan pertama Dikdik serta Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS) Kota Sukabumi Asep Sukanta.

Ketua Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi Gagan Rahman Suparman mengatakan. Bahwa sejak diberlakukanya PPDB Online pada tahun 2018, ada terjadi kebocoran ( daftar dari luar zonasi red) dan baru 2 tahun dan wajar saja.

” Kami di Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi meminta kepada para Kepala Sekolah di Kota Sukabumi agar betul betul komitmen dan tidak sembarangan menerima calon peserta didik, serta memperhatikan orang tua yg tidak mampu yang ingin menyekolahkan anaknya di SMA Negeri,” pintanya.

Masih kata Gagan, Selain membahas hal PPDB, pihaknya juga meminta Dinas P& K Kota Sukabumi agar bisa memperhatikan warga yg di tempat tinggalnya tidak tersedia Sekolah SMA Negeri agar ikut dipikirkan.

“Untuk SMK Negeri memang tidak terikat zonasi, siapa saja yang ada di luar zonasi boleh loncat dan mendaftar, namun demikian bagaimana bagaimana jika mereka ingin mendaftar ke Sekolah SMA Negeri itu juga harus diberikan pemahanan kepasa masyarakat bahwa saat ini sekolah swasta juga banyak yang berkualitas setara dengan Sekolah sekolah Negeri,”katanya.

Sedangakan Menurut Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ( MKKS ) Asep Sukanta mengatakan.Sesuai peraturan pemerintah tentang pendidikan pemberlakuan sistem zonasi diberlakukan bagi masyarakat yang ada di zonasi sekolah tidak usah khawatir tidak terakomodir,”ujarnya kepada wartawan usai pertemuan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan.Belum adanya SMA Negeri di beberapa Kecamatan di Kota Sukabumi pihaknya hal tersebut akan menjado pertimbangan dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi.

“Kami beserta Komisi 3 DPRD Kota Sukabumi telah melakukan dengar pendapat dan mendengar masukan masukan dari masyarakat, bahwa yang berada di luar zonasi dan tidak tersedia Sekolah SMA Negeri, akan kami konsultasikan dengan atasan, dan kepada masyarakat agar tidak usah khawatir tidak terakomodir,”katanya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

PAMER MOBIL DAN RUMAH BARU, SEORANG PRIA MALAH DITAGIH UTANG OLEH NETIZEN

Saking bahagianya memiliki mobil dan rumah baru, seorang pria memamerkan hasil kerja kerasnya itu di akun media sosial Twitternya....

Mengerikan, Hari ini total Positif Covid 19 menjadi 70 ribu orang

Jakarta, Juru Bicara Pemerintah khusus Covid-19  AchmadYurianto memberikan keterangan update penanganan kasus corona di Indonenesia pada Kamis (9/7/2020). Jubir mengungkapkan bahwa "ada penambahan 2.657 kasus baru...

Wapres Apresiasi Pencapaian Zona Hijau oleh Kota Sukabumi

SUKABUMILIVE.COM - Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin (tengah) berkunjung ke SMAN 4 Kota Sukabumi bersama Mendikbud Nadiem Makarim, Gubernur Jabar HM. Ridwan Kamil,...

Nadiem : “Dana Bos 100% Silahkan atur oleh Sekolah”

Kota Sukabumi bersiap memasuki tahun ajaran baru pasca pandemic covid-19 Dengan ditetapkannya kota sukabumi sebagai zona biru, yang artinya kota sukabumi sudah aman dari bahaya...

RI 2 , Jabar 1 & Menteri Pendidikan Kunjungin SMAN 4 Kota Sukabumi, ada apa yah… ?

Wapres Republik Indonesia Bapak KH. Ma'ruf Amin tiba di kota Sukabumi pada hari Rabu, 08-July-2020. Kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia tersebut terkait dengan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -